Kajian Lalu Lintas Jalan Ciledug Raya dan Jalan Panjang Jakarta Selatan

     Jalan Ciledug Raya di mulai dari Jembatan Pasar Kebayoran Lama hingga Pasar Ciledug di Kota Tangerang. Jalan tersebut melewati 2 kota administrasi yaitu Kota Administrasi Jakarta Selatan sampai dengan Kampus Universitas Budi Luhur dan Kota Tangerang yang dimulai dari Universitas Budi Luhur hingga Pasar Ciledug. Sebelum tahun 2017, Jalan Ciledug Raya memiliki 2 lajur yang mengarah ke Pasar Ciledug dan 2 lajur mengarah ke Pasar Kebayoran Lama. Dalam perkembangannya Jalan Ciledug Raya saat ini dilalui Jalur TransJakarta yang walaupun dibangun secara laying, namun tiang-tiang penyangga mengurangi lajur yang ada sehingga sering terjadi kemacetan.
       Jalan Panjang terletak dipersimpangan Jalan Ciledug Raya kearah utara yaitu depan Seskoal ke arah utara. Jalan ini kerap terjadi kemacetan dikarenakan hanya 1 lajur yang kearah utara dan 1 lajur kearah selatan.
      Baik Jalan Ciledug Raya maupun Jalan Panjang, sering terjadi kemacetan walaupun belum dibangun jalan layang untuk transjakarta, apalagi saat ini pengoperasian transjakarta dari ciledug ke tendean sudah siap beroperasi.
     Oleh karena itu untuk mencari solusi permasalahan kemacetan di kedua lokasi tersebut diperlukan kajian awal tentang lalu lintas guna diperoleh rekomendasi awal kondisi lalu lintas, prediksi tahun-tahun mendatang agar permasalahan kemacetan dapat teratasi.
      Maksud dan Tujuan dari kajian ini adalah didapatkan hasil rekomendasi awal kondisi lalu lintas di Jalan Ciledug Raya dan Jalan Panjang Kota Administrasi Jakarta Selatan.
      Obyek penelitian ini adalah kendaraan yang melintas di ruas Jalan  Ciledug Raya dan Jalan Panjang, Jakarta Selatan.
Berdasarkan kesimpulan yang dilakukan, beberapa rekomendasi yang diperoleh sebagai berikut :
  1. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan pelebaran jalan di Jalan Ciledug Raya dan Jalan Panjang di wilayah Provinsi DKI Jakarta sesuai Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 2006 Tentang Jalan; 
  2. Pelebaran jalan yang diperlukan minimal sebesar 2 meter pada kedua sisi jalan di ruas jalan Ciledug Raya dan jalan Raya Panjang diluar saluran dan trotoar yang bertujuan untuk mengurangi dan mereduksi arus dan volume kendaraan;
  3. Perlu adanya penataan dan penertiban kendaraan umum yang melintas di ruas jalan Ciledug Raya dikarenakan adanya lokasi pusat perdagangan yaitu ITC Cipulir.
Penelitian ini dilakukan oleh:
  1. Harwidyo Eko Prasetyo, ST, MT
  2. Moh. Imamuddin, ST, MT
 

Teknik Sipil

  • Alamat: Jl. Cempaka Putih2 Tengah No.27, Jakarta

  • Telepon: (021) 425 6024

  • Email: info@ftumj.ac.id

Ikuti Kami